Let's Chat

Sukses Story Pengembangan Desa Wisata

1. Desa Wisata Berpotensi – Desa Wisata Bangun

Desa Wisata Bangun merupakan desa yang berada di lembah Pegunungan Kidul Kabupaten Trenggalek, sebuah desa terpencil yang jauh dari suasana keramaian perkotaan. Desa Wisata Bangun secara administrasi masuk dalam kawasan Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Letak Desa Bangun ini dikelilingi oleh pegunungan yang sangat hijau, asri dan alami serta menawarkan eksotisme keindahan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan di sektor pariwisata.

Desa Wisata Bangun memiliki potensi wisata beragam yang dapat dikembangkan menjadi atraksi wisata. Potensi wisata tersebut terdiri potensi wisata alam, budaya maupun minat khusus. Berbagai potensi wisata tersebut ada yang mulai dikembangkan oleh masyarakat dan ada yang belum dikembangkan sama sekali. Keseluruhan potensi wisata tersebut apabila dapat dikembangkan maka dapat menjadi sumber perekonomian baru bagi masyarakat di sektor pariwisata. Berdasarkan pemetaan potensi wisata, Desa Wisata Bangun memiliki berbagai jenis potensi wisata yaitu:

a. Potensi wisata alam, berupa Air Terjun Wonosari, dan Air Terjun Jurug Tundo

b. Potensi wisata budaya, berupa Seni Tari Gandhong, Seni Tari Jaranan Turonggo Yakso, dan Seni Tari Tayub

c. Potensi wisata minat khusus, berupa Agrowosata Kebun Durian, dan Agrowisata Kebun Cengkeh.

2. Desa Wisata Berkembang – Desa Wisata Sanankerto

Desa Wisata Sanankerto merupakan sebuah desa yang terletak di sebelah timur Kecamatan Kepanjen yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Malang, jaraknya sekitar 20 km dari Kepanjen dan sekitar 32 km dari Kota Malang. Secara administratif Desa Wisata Sanankerto terletak di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Desa Sanankerto berasal dari salah satu dukuh/Dusun di desa Sananrejo yang mempunyai nama dukuh/dusun Singgahan. Letak Desa Sanankerto yang berada di Kecamatan Turen membuat desa tersebut memiliki posisi yang cukup strategis, mengingat Kecamatan Turen merupakan jalur pariwisata dari Kota Batu dan Kota Malang untuk menuju Pantai Goa Cina, Pantai Sendang Biru, Pantai Tiga Warna dan banyak lagi pantai yang berada di kawasan pantai selatan Kabupaten Malang. Selain itu ada juga wisatawan yang setelah mengunjungi kawasan Bromo Tengger Semeru melalui Malang mereka menyempatkan diri untuk berwisata di Desa Wisata Sanankerto.

Potensi Desa Wisata Sanankerto berupa potensi produk dan daya tarik sebagaimana dimaksud adalah meliputi pertama, adalah potensi fisik lingkungan alam, tata lingkungan perkampungan yang unik dan khas, arsitek bangunan yang unik dan khas serta bentang dan kontur alam yang elok. Sedangkan potensi yang kedua adalah meliputi potensi kehidupan sosial budaya masyarakat, yaitu pola keseharian masyarakat yang natural dan khas, adat istiadat, tradisi budaya, seni kerajinan dan kesenian tradisional yang telah turun temurun. Mengingat bahwa modal dasar yang harus dimiliki oleh desa wisata adalah adanya obyek wisata sebagai daya tarik wisatawan, potensi di Desa. Sanankerto yang memiliki daya tarik terhadap wisatawan dan memungkinkan untuk dikembangkan menjadi desa wisata berupa Danau Andeman Boonpring, Wisata Buatan Kolam Renang, Wisata Kerajinan Bambu, Kampung Wisata KRPL, Edukasi Hutan Bambu, dan homestay.

  1. Desa Wisata Maju – Desa Wisata Tamansari

Desa Wisata Tamansari merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Desa Tamansari merupakan desa terkahir dan berbatasan langsung dengan Kawah Ijen, sehingga desa ini menjadi tempat transit bagi para wisatawan yang akan mendaki ke Kawah Ijen, dan mayoritas wisatawan yang transit di Desa Wisata Tamansari adalah wisatawan mancanegara, sehingga saat ini tersedia beberapa homestay untuk menampung para wisatawan tersebut. Selain itu, potensi Desa Wisata Tamansari berupa Kampung Penambang, Sendang Seruni, Hutan Pinus, Jalur Offroad, dan Homestay.

Desa Tamansari dikatakan sebagai desa wisata maju karena sebagai berikut:

  1. Masyarakat lokal sadar akan potensi wisata di Desa Tamansari, serta dalam pengelolaan potensi wisata yang melibatkan masyarakat lokal.
  2. Kelembagaan Desa Tamansari yang telah disahkan pada tahun 2016 oleh Pemerintah Desa tentang Pendirian Pengurusan dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ijen Lestari.
  3. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan sistem pengelolaan dan pendayagunaan ekonomi lokal, berupa berbagai jenis potensi yang ada di Desa Tamansari.
  4. Promosi dan pemasaran Desa Wisata Tamansari berupa website dan video promosi, yang bekerjasama dengan kelompok/organisasi non pemerintah , seperti ASITA, PHRI, ASIDEWI, dan biro perjalan wisata dan asosiasi pariwisata lainnya.

 

_______________________

Facebook : Asidewi – Asosiasi Desa Wisata

Website : asidewi.id

Instagram : asidewi.id

Twitter : @AsidewiOfficial

Youtube : asidewi

Recommended For You

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *