Let's Chat
Blog  

Desa Wisata Koja Doi, Peraih Asidewi Award NTT Sebagai Desa Wisata Pantai Terbaik

Desa Koja Doi, Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka, meraih penghargaan dari Asosiasi Desa Wisata Indonesia (Asidewi) sebagai Desa Wisata Pantai Terbaik tahun 2020.
Penghargaan Asidewi Award ini diberikan kepada Desa Kojadoi bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ke-62, yang digelar secara virtual di Kantor Gubernur NTT, Minggu (20/12/2020).
Selain Desa Koja Doi yang menerima Asidewi Award Tahun 2020, penghargaan dari Asidemi juga diberikan kepada Desa Batu Cermin di Kabupaten Manggarai Barat sebagai Desa Wisata Pegunungan Terbaik.
Desa Maliti Bondo Ade, Kabupaten Sumba Barat Daya sebagai Desa Wisata Adat Terbaik. Desa Wae Rebo, Kabupaten Manggarai sebagai Desa Wisata Terpopuler. Hotel Nihi Sumba Kabupaten Sumba Barat sebagai lembaga yang telah mempromosikan pariwisata NTT ke dunia internasional. Sumba Hospitality Foundation sebagai lembaga yang memberikan kesempatan bagi masyarakat NTT untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang pariwisata.
Penghargaan Asidewi Award juga diberikan kepada Yudi Umbu T.T.Rawambaku, S.E sebagai Aparatur Sipil Negara yang berkontribusi bagi promosi pariwisata NTT serta Yohanes Vianey Moa sebagai tokoh masyarakat pemerhati perkembagan pariwisata NTT.
Para pemenangan Asidewi Award Tahun 2020 juga mendapatkan piagam penghargaan dari Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.
Dihubungi terpisah Senin (21/12/2020) pagi, Kepala Desa Koja Doi, Hanawi kepada media ini mengungkapkan atas nama pemerintah desa Koja Doi, dirinya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-62 Provinsi NTT.
Lanjutnya, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Gubenur NTT dan Asosiasi Desa Wisata (Asidewi) atas penghargaan sebagai Desa Wisata Pantai Terbaik Tahun 2020 kepada Desa Koja Doi.
“Atas nama pemerintah desa dan masyarakat Koja Doi, kami merasa bangga tetapi juga sekaligus merupakan tantangan buat kami agar kami bisa menjadi yang terbaik lagi ke depan,” ungkap Kades Hanawi.
Ia menambahkan, sebagai desa wisata, Koja Doi tidak hanya menyajikan keindahan pantai dan bawah laut perairan Koja Doi, tetapi juga secara berkelanjutan membangun desa wisata yang memperhatikan konservasi alam.
“Kami mendorong masyarakat untuk peduli terhadap kawasan konservasi sehingga alam tetap terjaga dan menambah daya tarik bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara,” ungkap Kades Hanawi.
Hanawi menambahkan, Adaptasi Kebiasaan Baru demi mencegah penyebaran virus corona, juga menjadi perhatian penting pihaknya.
Protokol kesehatan diterapkan secara baik di destinasi wisata, di homestay, di pusat penjualan souvenir maupun pada rumah-rumah warga. Saat ini, pihaknya juga sudah membangun kerjasama dengan Bank NTT agar transaksi pembayaran bisa dilakukan secara online.

Berita ini pernah diterbitkan di portal kumparan.com

banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *