Sosialisasi Pendampingan Desa Wisata Long Loreh : Semangat Baru untuk Desa Wisata Berkelanjutan

Long Loreh, Kalimantan Utara — Desa Wisata Long Loreh kecamatan Malinau Selatan, Kabupaten Malinau, bersiap menyambut era baru dalam pengembangan pariwisata. Pada Kamis (4/9) malam, pukul 22.00 WITA, sebuah acara sosialisasi pendampingan desa wisata digelar, menandai langkah awal kolaborasi strategis antara program dari Dinas Kebudayaan dan pariwisata kabupaten Malinau masyarakat setempat dan tim Asidewi (Asosiasi Desa Wisata Indonesia).

Acara yang berlangsung hingga Jumat (5/9) dini hari ini bertujuan untuk menjadikan Long Loreh sebagai destinasi wisata unggulan yang maju dan berkelanjutan.

​Acara dibuka dengan tarian tradisional leto-leto yang penuh makna, dilanjutkan dengan doa bersama. Suasana kehangatan dan kebersamaan begitu terasa, mencerminkan semangat gotong royong warga.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Wisata Long Loreh, Bapak Lajan, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh hadirin, termasuk tim Asidewi (Asosiasi Desa Wisata Indonesia), Sekretaris Desa, Ketua Adat, Ketua RT, Tokoh Masyarakat, pelaku UMKM, Perangkat Desa, serta pengurus Desa Wisata dan Pokdarwis.

“Terima kasih banyak atas kehadiran dan dukungan Bapak/Ibu semua,” ujar Kepala Desa dengan penuh semangat.

Ia juga menambahkan, “Ini adalah momentum penting bagi kita. Saya berharap seluruh masyarakat dapat bersatu dan bekerja sama agar program pendampingan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan tim Asidewi (Asosiasi Desa Wisata Infonesia) ini dapat berjalan sukses, menjadikan Desa kita Desa Wisata yang maju dan berkembang.”

Long Loreh : Kisah Rindu dan Semangat Tiada Henti

​Sambutan dari Ketua Umum Asidewi, Andi Yuwono, menambah semangat hadirin.

Ia menyebut Long Loreh bukan sekadar Desa Wisata, melainkan “spirit Desa Wisata” yang selalu dirindukan untuk kembali.

“Long Loreh memiliki daya tarik yang luar biasa. Perjalanan ke desa ini sungguh menantang, tetapi juga menyisakan cerita-cerita menarik dan tak terlupakan,” ungkapnya.

​Andi Yuwono juga berbagi cerita pengalaman pribadi yang berkesan selama kunjungannya, menekankan betapa indahnya alam dan ramahnya masyarakat Long Loreh. Kisah ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat keyakinan bahwa Long Loreh memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi favorit di Kalimantan Utara.

Tujuan Pendampingan Menuju Desa Wisata Berkelanjutan

​Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendampingan yang difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malinau.

Dengan pendampingan dari Asidewi, Long Loreh diharapkan mampu mengelola potensi alam dan budaya secara profesional, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memberdayakan masyarakat melalui sektor pariwisata.

​Ke depan, program ini akan berfokus pada pelatihan manajemen desa wisata, pengembangan produk wisata, strategi pemasaran, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Masyarakat Long Loreh kini optimis menatap masa depan, siap berkolaborasi untuk mewujudkan mimpi menjadi desa wisata yang tidak hanya dikenal, tetapi juga selalu dirindukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Let's Chat