Sementara itu wakil Kabupaten Jombang, Destinasi Wisata Religi bertaraf nasional bahkan internasional yakni KMGD (Komplek Makam Gus Dur) atau biasa di sebut Kawasan Wisata Religi Makam Gus Dur akhirnya ditetapkan menjadi yang terbaik pada Anugerah Wisata Jawa Timur (AWJ) 2017 untuk kategori Daya Tarik Wisata Budaya. Kawasan Wisata Religi Makam Gus Dur menyisihkan dua nominasi lain yakni Kampung Wisata Tanoker Jember dan Destinasi Wisata Ngrayudan Ngawi.
Sedangkan untuk kategori Daya Tarik Wisata Alam Terbaik 1 adalah CMC (Clungup Mangrove Conservation) Pantai Tiga Warna Malang, Pantai sembilan Gili Genting Sumenep dan Mojosemi Forest park Magetan. Sedangkan Daya Tarik Wisata Buatan pemenangnya Bukit Batu Flower Garden Batu, Saygon Waterpark Pasuruan dan Umbul Square Madiun.
“Anugerah Wisata Jawa Timur (AWJ) 2017 sendiri merupakan program tahunan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan tujuan mengembangkan dan meningkatkan potensi pariwisata Jawa Timur,” terang W.E Tjitrawatie Plt Kepala Dinas Budaya Dan Pariwisata Jombang.
Pegiat pariwisata Jombang yang juga pengurus ASIDEWI (Asosiasi Desa Wisata Indonesia) Ahmad Suhaib, mengungkapkan terpilihnya KMGD sebagai Juara I Anugerah Wisata Jawa Timur 2017 mampu mendorong pemerintah kabupaten untuk mengembangkan sektor pariwisata yang selama ini kurang mendapat perhatian. “Ada 3 Pahlawan Nasional dan seorang mantan Presiden yang dimakamkan di Jombang yang sekaligus tokoh organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yakni Nahdlatul Ulama’ (NU), K.H Hasyim Asyari, K.H. Abdul Wahid Hasjim, K.H. KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Tebuireng dan K.H. Abdul Wahab Hasbullah di Tambakberas, ini merupakan merupakan kekuatan dalam mengembangkan pariwisata sejarah dan budaya”, terang “lurah” Kampoeng Nahdliyin Tambakberas yang biasa disapa Mas Odhol.
Selain sebagai kota santri, Jombang memiliki banyak potensi destinasi pariwisata yang harus dikembangkan, Kedung Cinet dan Sendang Made di wilayah utara, Kawasan Ecopark Wonosalam Bukit Seloringgit dang Galengdowo, Gereja Djawi Wetan tertua di Indonesia.
“Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya di wilayah kabupaten dan kota di Jawa Timur memberikan penghargaan terhadap para pengelola usaha dan pariwisata. Namun, penghargaan ini diberikan bukan sebagai ranah kompetisi, melainkan agar para pengelola memiliki komitmen terhadap perkembangan wisata tersebut, seperti fasilitas dan pelayanan,” ungkap Eddy Koes dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Eddy Koes juga menjelaskan mengenai penjurian. Menurutnya, hal ini dilakukan adalah murni bukan dari golongan pemerintah. Adapun aspek-aspek penilaian anugerah wisata Jawa Timur tersebut terdiri dari lembaga pendidikan (akademisi) yang diwakili oleh Prof. Dr. Danil Amrasyid Ph.d seorang pakar lingkungan dari ITS, yang kedua dari asosiasi pariwisata, ketiga dari unsur pers atau wartawan, dan keempat dari unsur LSM. Hal itu menjadi tolok ukur penilaian, yang mana untuk hasil pemenangnya akan di survei langsung oleh para juri, guna membuktikan kebenaran data yang disajikan di dalam proposal.
Dan berikut peraih penghargaan dalam beberapa kategori;
NOMINATOR dan PERAIH ANUGERAH WISATA JAWA TIMUR 2017 DAERAH TUJUAN WISATA ALAM Pantai 9 Gili Genting Sumenep Juara 2 Pantai Bangsring Banyuwangi CMC Pantai Tiga Warna Malang Juara 1 Air Terjun Jurang Senggani Tulungagung Pantai Watu Karung Pacitan Mojosemi Forest Park Magetan Juara 3 DAERAH TUJUAN WISATA BUDAYA Makam Maulana Tuban Komplek Makam Gus Dur (KMGD) Jombang Juara 1 Candi Pari Sidoarjo Kampung Wisata Belajar Tanoker Jember Juara 2 Desa Wisata Ngrayudan Ngawi Juara 3 Makam Betoro Katong Ponorogo DAERAH TUJUAN WISATA BUATAN Saygon Waterpark Pasuruan Juara 2 Bukit Batu Flower Garden Batu Juara 1 Maharani Zoo and Goa Lamongan BeeJay Bakau Resort Probolinggo Umbul Square Madiun Juara 3 Simpang Lima Gumul Kediri




