SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya resmi menjalin sinergi strategis dengan Asosiasi Desa Wisata Indonesia (Asidewi) untuk memoles potensi kampung-kampung wisata di Kota Pahlawan. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan 16 kampung wisata tematik unggulan agar menjadi daya tarik wisata yang lebih kompetitif.
Pertemuan penting ini berlangsung di ruang kerja Walikota Surabaya, Gedung Balai Pemuda lantai 2, pada Selasa (10/02/2026). Walikota Eri Cahyadi menyambut langsung perwakilan Asidewi untuk merumuskan langkah taktis pengembangan wisata berbasis kerakyatan tersebut.
Walikota Eri Cahyadi menegaskan bahwa kerja sama ini tidak boleh hanya sekadar seremonial. Ia memasang target tinggi agar output dari kolaborasi ini berdampak langsung pada kesejahteraan warga dan kemandirian kampung.
“Ketika Asidewi bekerja sama, maka output yang dihasilkan harus nyata. Kunjungan wisatawan wajib bertambah, kampung harus mandiri, dan masyarakatnya terlatih untuk menjaga ekosistem wisatanya agar tetap hidup,” tegas Eri Cahyadi.
Selain peningkatan jumlah turis, fokus utama program ini adalah penguatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Mereka akan dibekali keterampilan dalam memasarkan potensi lokal, teknik komunikasi kepada wisatawan, serta manajemen keberlangsungan kampung agar tidak sekadar menjadi tren sesaat (viral lalu hilang), melainkan berkembang secara berkelanjutan.
Ketua Asidewi, Andi Yuwono, S.Sos., M.Si., menyatakan antusiasmenya dalam mengawal 16 kampung tematik Surabaya. Menurutnya, kerja sama ini merupakan simbiosis mutualisme yang akan memacu pertumbuhan ekonomi lokal.
Andi memaparkan tiga poin utama dalam program pendampingan yang akan dilakukan Asidewi:
- Aktivasi Destinasi: Pendampingan intensif pada 16 kampung tematik agar siap dan layak dikunjungi wisatawan mancanegara maupun domestik.
- Solusi Lingkungan: Menyelesaikan masalah klasik pengelolaan sampah di area pemukiman padat secara tuntas hingga menjadi nilai tambah.
- Digitalisasi SDM: Meningkatkan literasi digital bagi para pelaku wisata kampung agar mampu bersaing di ekosistem pariwisata modern.
“Harapan kami, kerja sama ini membawa Surabaya semakin dikenal luas melalui daya tarik kampung tematiknya yang unik. Kami ingin menciptakan ekonomi yang berputar di tengah masyarakat melalui pariwisata yang berkelanjutan,” terang Andi.
Program ini kembali menggarisbawahi pentingnya semangat inovasi dari warga setempat. Dengan dukungan penuh dari Asidewi dan Pemkot Surabaya, kampung-kampung wisata ini diharapkan mampu bertransformasi menjadi pilar ekonomi baru yang mandiri, dikenal dunia, dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Pahlawan.




